Kamis, 14 April 2011
Minggu, 10 April 2011
"D*mn... I'm so cool...."
Hahahaha... tu status ym koncoku sing nuarsissssss.... sisss... sis.... Gak onok sing muji de e, trus de e muji2 awake dewe... Wakakakkkk... Aku nanya balik cool ap?? cool kas?? Dia mati2an ngomong ga mau dibilang kulkas... aku tetep maksa, hahaha...
Aku maksa ne bilang gni "cool kas" sing takbilang ini punya maksud apik... artine moga2 dapet uang halal sing akeh... Kok bisa?? Kalian sing baca bingung ya?? hehehe... Kas di sini kan artine uang, aku bilang "cool"-kas, bukan bener2 berarti uang dingin, tapi uang halal, bukan uang panas... klo uang panas kan didapet dengan cara gak bener. Rodo mekso emang... (Bener2 maksa tu----jangan2 kalian protes gni ya? hahaha..) Akhire dia pasrah... terima2 ae... =DDD
O ya, omong2 soal kas, aku punya sms lucu dari Papa Bear. Ini dia:
Pertapa: Berapa lamakah 1000 tahun bagiMu?
Tuhan : 1000 tahun bagimu = 1 detik bagiKu.
Pertapa: Berapa besarnya nilai US$100,000,000 bagiMu?
Tuhan : US$100,000,000 bagimu = 1 sen bagiKu.
Pertapa: Bolehkah aku minta 1 sen dariMu? ;)
Tuhan : Tentu saja boleh..
Pertapa: Asikk... Terima kasih, Tuhan!! =DDD
Tuhan : Baiklah, tunggu 1 detik yaaaaa....
Pertapa: .....
Tuhan bercanda dengan pertapa itu ya?? Tapi Tuhan tidak pernah berbohong... Pertapa itu dikerjai, diajak bermain kata-kata. Hehehe... Inti dari sms itu klise: "Segalanya indah pada waktuNya."
Aku jadi teringat email "Falsafah Kupu-kupu" yang kuterima dari Chief NW.
Ada seorang pemuda yang melihat seekor calon kupu2 yang hendak keluar dari kepompongnya. Pemuda ini iba melihat si kupu2 tampak begitu kesulitan dan lambat untuk dapat keluar dari kepompong itu. Akhirnya dia mengambil sebuah gunting dan menggunting kepompongnya sehingga kupu2 itu dapat keluar dari kepompongnya dengan mudah.
Namun, ada satu hal yang tidak disadari pemuda itu, kupu2 itu tidak dapat terbang, sayap2nya tidak berkembang dan tetap layu. Ternyata memang waktu yang lama dan kesulitan yang seharusnya dialami si calon kupu2 itu diperlukan, agar sayap sang kupu2 dapat dialiri cairan dari dalam tubuhnya dan dapat berkembang.
If something is not happening for you, it doesn't mean it's never going to happen. It means you're not ready for it.
God never promise that we won't meet a problem, but He promised that we are able to handle it.
Woi.. woi... kulkas, pertapa n kupu2 kok gak nyambung?? Nyambung kok, nyambung... Di kulkas n pertapa, kita boleh berharap dan meminta... Di cerita kupu2, jangan lupa berusaha dan percaya pada Tuhan bahwa Dia telah mengatur segalanya dan semuanya indah pada waktuNya...
O ya, aku pake judul itu knapa?? "D*mn... I'm so cool...." Papa Bear, sekarang aku udah lumayan pinter nulis ya?? I'm so cool in writing n combining ideas. Wakakakkakakk.... Gapapa, aku ikut2 temenku, muji diriku sendiri... hehehe... :p
Aku maksa ne bilang gni "cool kas" sing takbilang ini punya maksud apik... artine moga2 dapet uang halal sing akeh... Kok bisa?? Kalian sing baca bingung ya?? hehehe... Kas di sini kan artine uang, aku bilang "cool"-kas, bukan bener2 berarti uang dingin, tapi uang halal, bukan uang panas... klo uang panas kan didapet dengan cara gak bener. Rodo mekso emang... (Bener2 maksa tu----jangan2 kalian protes gni ya? hahaha..) Akhire dia pasrah... terima2 ae... =DDD
O ya, omong2 soal kas, aku punya sms lucu dari Papa Bear. Ini dia:
Pertapa: Berapa lamakah 1000 tahun bagiMu?
Tuhan : 1000 tahun bagimu = 1 detik bagiKu.
Pertapa: Berapa besarnya nilai US$100,000,000 bagiMu?
Tuhan : US$100,000,000 bagimu = 1 sen bagiKu.
Pertapa: Bolehkah aku minta 1 sen dariMu? ;)
Tuhan : Tentu saja boleh..
Pertapa: Asikk... Terima kasih, Tuhan!! =DDD
Tuhan : Baiklah, tunggu 1 detik yaaaaa....
Pertapa: .....
Tuhan bercanda dengan pertapa itu ya?? Tapi Tuhan tidak pernah berbohong... Pertapa itu dikerjai, diajak bermain kata-kata. Hehehe... Inti dari sms itu klise: "Segalanya indah pada waktuNya."
Aku jadi teringat email "Falsafah Kupu-kupu" yang kuterima dari Chief NW.
Ada seorang pemuda yang melihat seekor calon kupu2 yang hendak keluar dari kepompongnya. Pemuda ini iba melihat si kupu2 tampak begitu kesulitan dan lambat untuk dapat keluar dari kepompong itu. Akhirnya dia mengambil sebuah gunting dan menggunting kepompongnya sehingga kupu2 itu dapat keluar dari kepompongnya dengan mudah.
Namun, ada satu hal yang tidak disadari pemuda itu, kupu2 itu tidak dapat terbang, sayap2nya tidak berkembang dan tetap layu. Ternyata memang waktu yang lama dan kesulitan yang seharusnya dialami si calon kupu2 itu diperlukan, agar sayap sang kupu2 dapat dialiri cairan dari dalam tubuhnya dan dapat berkembang.
If something is not happening for you, it doesn't mean it's never going to happen. It means you're not ready for it.
God never promise that we won't meet a problem, but He promised that we are able to handle it.
Woi.. woi... kulkas, pertapa n kupu2 kok gak nyambung?? Nyambung kok, nyambung... Di kulkas n pertapa, kita boleh berharap dan meminta... Di cerita kupu2, jangan lupa berusaha dan percaya pada Tuhan bahwa Dia telah mengatur segalanya dan semuanya indah pada waktuNya...
O ya, aku pake judul itu knapa?? "D*mn... I'm so cool...." Papa Bear, sekarang aku udah lumayan pinter nulis ya?? I'm so cool in writing n combining ideas. Wakakakkakakk.... Gapapa, aku ikut2 temenku, muji diriku sendiri... hehehe... :p
"Option" vs Friend (2)
Hepi Sunday!!
Hai.. hai... ngerasa gak klo tulisanku yang sebelum ini belum selesai?? Sepertinya aku belum membahas tentang judul itu sama sekali malahan... hahahaha.... Yeah, I chose Friend... tapi, bener2 gak mudah prakteknya.
I said, "Who cares?" but my heart suddenly whispered, "You do, stupid!" #DamnItsTrue
"antara gengsi n penasaran... btanya gak ya??" #AgirlsDreamland
Aku sering ngalami seperti di atas. Klo bertanya kok terlalu ngurusi rasane.. klo ditahan kok yo cenut-cenut yo?? Tros piye? Akhirnya aku bertanya sih, jujur belum semua taktanyakan... 50%-50%...
Honestly, I myself don't understand my own feeling.. So, for the time being, I take this decision. "Life is too important to be taken too seriously." Aku pingin kenal lebih jauh, dan tidak berpikir atau berharap terlalu jauh.. SIP?? ;)
O ya, Papa Bear reminded me to find my soul mate as soon as possible.. I am not ready yet. The main reason for that is till now I haven't found my "brankas" yet.. (Brankas => puzzle of my heart)
If I am a password, U r the safe deposit box. Aku menanti, berdoa dan berharap, and last but most important, I trust U, God... No matter how old I am, I am just a child of God ALWAYS. :) :)
Hai.. hai... ngerasa gak klo tulisanku yang sebelum ini belum selesai?? Sepertinya aku belum membahas tentang judul itu sama sekali malahan... hahahaha.... Yeah, I chose Friend... tapi, bener2 gak mudah prakteknya.
I said, "Who cares?" but my heart suddenly whispered, "You do, stupid!" #DamnItsTrue
"antara gengsi n penasaran... btanya gak ya??" #AgirlsDreamland
Aku sering ngalami seperti di atas. Klo bertanya kok terlalu ngurusi rasane.. klo ditahan kok yo cenut-cenut yo?? Tros piye? Akhirnya aku bertanya sih, jujur belum semua taktanyakan... 50%-50%...
Honestly, I myself don't understand my own feeling.. So, for the time being, I take this decision. "Life is too important to be taken too seriously." Aku pingin kenal lebih jauh, dan tidak berpikir atau berharap terlalu jauh.. SIP?? ;)
O ya, Papa Bear reminded me to find my soul mate as soon as possible.. I am not ready yet. The main reason for that is till now I haven't found my "brankas" yet.. (Brankas => puzzle of my heart)
If I am a password, U r the safe deposit box. Aku menanti, berdoa dan berharap, and last but most important, I trust U, God... No matter how old I am, I am just a child of God ALWAYS. :) :)
Selasa, 05 April 2011
"Option" vs Friend
Happy Sunday Morning, ALL! ;DD
The 1st youtube video is my silent wish deep in my heart.. Sometimes I really wished to post it in my FB wall, but my pride never allowed me doing it... God, I hope someday he will find out somehow...
2nd video?? wakakakakakkkk.... don't take this too seriously!!
Aku jadi inget quote e temenku: "Life is too important to be taken too seriously." Setuju gak?? ya, quote ni emang ga bisa diterapkan di semua bidang secara pukul rata.. tapi aku ngerti maksudnya temenku... Enjoy your life! that's the point!
The 1st youtube video is my silent wish deep in my heart.. Sometimes I really wished to post it in my FB wall, but my pride never allowed me doing it... God, I hope someday he will find out somehow...
2nd video?? wakakakakakkkk.... don't take this too seriously!!
Aku jadi inget quote e temenku: "Life is too important to be taken too seriously." Setuju gak?? ya, quote ni emang ga bisa diterapkan di semua bidang secara pukul rata.. tapi aku ngerti maksudnya temenku... Enjoy your life! that's the point!
Sabtu, 02 April 2011
Kamis, 31 Maret 2011
GLEE - Lucky
Lucky
Songwriters: Caillat, Colbie Marie; Fagen, Timothy James; Mraz, Jason Thomas
Do you hear me? I'm talking to you
Across the water across the deep blue ocean
Under the open sky, oh my, baby I'm trying
Boy I hear you in my dreams
I feel your whisper across the sea
I keep you with me in my heart
You make it easier when life gets hard
I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
Ooh ooh ooh
They don't know how long it takes
Waiting for a love like this
Every time we say goodbye
I wish we had one more kiss
I'll wait for you I promise you, I will
I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
Lucky we're in love in every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday
And so I'm sailing through the sea
To an island where we'll meet
You'll hear the music fill the air
I'll put a flower in your hair
Though the breezes through trees
Move so pretty you're all I see
As the world keeps spinning 'round
You hold me right here, right now
I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
I'm lucky we're in love in every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday
Ooh ooh ooh
Ooh ooh ooh, ooh
"Be honest with myself and do things accordingly sincerely and cheerfully."
-Stephnie Alice-
Senin, 28 Maret 2011
Turun gunung... n Smile...
Hai, sudah lama ya aku gak menulis... Terakhir2 ini aku hanya mengepostkan artikel2 yang kutemui selama aku semedi... wakakaka... Aku bilang aku mau menceriakan blogku... aku sudah menemukan beberapa lelucon2 lucu... TATATARANGGGG.... ini dia....
Pertama,
Lucu – mangkel aku nek nang acara NIKAHAN
Bareng wong tuwek2 terus mesti wong tuwek2 iku takon “ KAPAN NYUSUL ??”
Aku lak isin sehh . .
Mangkane pas ono acara PEMAKAMAN
Aku gantian takok nang wong tuwek2 iku
“ KAPAN NYUSUL ??”
Malah aku ditapok
Wahhhh . . nakalannn . . =P
Kedua,
aku dibawah kau diatas,
kau mengangkang akupun senang,
kau mulai basah akupun tenang,
kau lemas aku jadi basah,
...oh...payungku...ternyata masih hujan...
Ketiga,
ada 3 orang gadis yang sedang memakan ice cream...
gadis 1 memakan ice cream dengan cara mengisap...
gadis 2 memakan ice cream dengan cara menjilat...
...gadis 3 memakan ice cream dengan cara mengigit...
dari antara 3 gadis ini, gadis manakah yg sudah menikah???
Keempat,
Seorang ayah lagi marah besar kepada anaknya yang tidak lulus ujian...
Ayah: Anak ini!! Bagaimana bisa kamu tidak lulus EBTANAS??
Anak: Tenang, aku hanya tidak lulus ujian, bukan tidak lulus tes DNA...
(Ckckckck... Arek cilik jaman saiki...)
Jawaban cerita ketiga: dilihat apakah di jari manisnya ada cincinnya atau tidak... wakakaka... jangan berpikir aneh2.. wahahaha...
Paling ngga kalian tersenyum saat membaca cerita ini...
"SMILE = Showing Miracles In Little Efforts." FB: Damn, it's true
Pertama,
Lucu – mangkel aku nek nang acara NIKAHAN
Bareng wong tuwek2 terus mesti wong tuwek2 iku takon “ KAPAN NYUSUL ??”
Aku lak isin sehh . .
Mangkane pas ono acara PEMAKAMAN
Aku gantian takok nang wong tuwek2 iku
“ KAPAN NYUSUL ??”
Malah aku ditapok
Wahhhh . . nakalannn . . =P
Kedua,
aku dibawah kau diatas,
kau mengangkang akupun senang,
kau mulai basah akupun tenang,
kau lemas aku jadi basah,
...oh...payungku...ternyata masih hujan...
Ketiga,
ada 3 orang gadis yang sedang memakan ice cream...
gadis 1 memakan ice cream dengan cara mengisap...
gadis 2 memakan ice cream dengan cara menjilat...
...gadis 3 memakan ice cream dengan cara mengigit...
dari antara 3 gadis ini, gadis manakah yg sudah menikah???
Keempat,
Seorang ayah lagi marah besar kepada anaknya yang tidak lulus ujian...
Ayah: Anak ini!! Bagaimana bisa kamu tidak lulus EBTANAS??
Anak: Tenang, aku hanya tidak lulus ujian, bukan tidak lulus tes DNA...
(Ckckckck... Arek cilik jaman saiki...)
Jawaban cerita ketiga: dilihat apakah di jari manisnya ada cincinnya atau tidak... wakakaka... jangan berpikir aneh2.. wahahaha...
Paling ngga kalian tersenyum saat membaca cerita ini...
"SMILE = Showing Miracles In Little Efforts." FB: Damn, it's true
Senin, 21 Maret 2011
M E N G A P A ? ? ?
"Jika kamu tidak menjadi seperti anak kecil- ": kalimat biblis ini tidak hanya berguna untuk Kerajaan Allah tetapi juga untuk hidup kita di dunia ini. Kita perlu menemukan indahnya masa kanak-kanak, dengan mata terbuka kepada sesuatu yang sepertinya biasa saja di mata orang dewasa; menjadi seperti anak-anak yang banyak kali ingin tahunya karena itu tak pernah lelah mengajukan pertanyaan.
MENGAPA?
Atau seorang penulis roman asal Perancis HonorĂ© de Balzac mengatakan: "Kunci dari semua pengetahuan adalah pertanyaan." Penemuan besar pada umumnya mulai dengan pertanyaan : mengapa? Bagaiamana? Dan kebijaksanaan hidup mungkin terdapat dalam mempertanyakan apapun “mengapa".
Dewasa ini kita sering kali kurang bertanya diri apa makna dari sikap, tingkah laku, cara bertindak.
Jarang sekali kita bertanya mengenai MENGAPA saya bertindak semikian, MENGAPA saya marah bahkan tak terdengar lagi pertanyaan MENGAPA saya hidup?
Kalaupun bertanya, yang kita tanyakan adalah MEENGAPA DIA BEGITU? MENGAPA DIA MARAH? MENGAPA ORANG ITU? Kita punya keinginan yang kuat untuk mengetahui urusan orang lain, sibuk mencampuri urusan orang. Tanpa sadar kita menunjukkan kemampuan luar biasa untuk “mengurusi” diri orang dan tidak mampu mengurusi diri sendiri.
Rasanya pertanyaan MENGAPA SAYA BEGINI DAN BEGITU, (bukan mengapa dia begini atau begitu), menjadi titik berangkat yang baik untuk menemukan buah dari masa prapaskah.
by Hidup Baru on Monday, March 21, 2011 at 8:01am
"If you think you are too small to make a difference, try sleeping with a mosquito."
=Its the little thing that makes a BIG difference=
;) 100% DEAL!!
MENGAPA?
Atau seorang penulis roman asal Perancis HonorĂ© de Balzac mengatakan: "Kunci dari semua pengetahuan adalah pertanyaan." Penemuan besar pada umumnya mulai dengan pertanyaan : mengapa? Bagaiamana? Dan kebijaksanaan hidup mungkin terdapat dalam mempertanyakan apapun “mengapa".
Dewasa ini kita sering kali kurang bertanya diri apa makna dari sikap, tingkah laku, cara bertindak.
Jarang sekali kita bertanya mengenai MENGAPA saya bertindak semikian, MENGAPA saya marah bahkan tak terdengar lagi pertanyaan MENGAPA saya hidup?
Kalaupun bertanya, yang kita tanyakan adalah MEENGAPA DIA BEGITU? MENGAPA DIA MARAH? MENGAPA ORANG ITU? Kita punya keinginan yang kuat untuk mengetahui urusan orang lain, sibuk mencampuri urusan orang. Tanpa sadar kita menunjukkan kemampuan luar biasa untuk “mengurusi” diri orang dan tidak mampu mengurusi diri sendiri.
Rasanya pertanyaan MENGAPA SAYA BEGINI DAN BEGITU, (bukan mengapa dia begini atau begitu), menjadi titik berangkat yang baik untuk menemukan buah dari masa prapaskah.
by Hidup Baru on Monday, March 21, 2011 at 8:01am
"If you think you are too small to make a difference, try sleeping with a mosquito."
=Its the little thing that makes a BIG difference=
;) 100% DEAL!!
Minggu, 20 Maret 2011
Relationship and True Love
As long as I have the idea in my head “I have a relationship” or “I am in a relationship,” no matter with whom, I suffer. This I have learnt.
With the concept of “relationship” come expectations, memories of past relationships, and further personally and culturally conditioned mental concepts of what a “relationship” should be like. Then I would try to make reality conform to these concepts. And it never does. And again I suffer.
The fact of the matter is: there are no relationships. There is only the present moment, and in the moment there is only relating.
How we relate, or rather how well we love, depends on how empty we are of ideas, concepts and expectations.
Interview By Kim Eng, Written by: Viktor Egelund, January 19, 2011
Copyright September 2004
With the concept of “relationship” come expectations, memories of past relationships, and further personally and culturally conditioned mental concepts of what a “relationship” should be like. Then I would try to make reality conform to these concepts. And it never does. And again I suffer.
The fact of the matter is: there are no relationships. There is only the present moment, and in the moment there is only relating.
How we relate, or rather how well we love, depends on how empty we are of ideas, concepts and expectations.
Interview By Kim Eng, Written by: Viktor Egelund, January 19, 2011
Copyright September 2004
Rabu, 09 Maret 2011
The Porcupines and the solidarity
During the Ice Age many animals died because of the cold. Seeing this situation, the porcupines decided to group together, so they wrapped up well and protected one another.
But they hurt one another with their thorns, and so then they decided to stay apart from one another.
They started to freeze to death again.
So they had to make a choice: either they vanished from the face of the earth or they accepted their neighbor’s thorns.
They wisely decided to stay together again. They learned to live with the small wounds that a very close relationship could cause, because the most important thing was the warmth given by the other.
And in the end they survived.
By: Paulo Coelho, December 8, 2010
But they hurt one another with their thorns, and so then they decided to stay apart from one another.
They started to freeze to death again.
So they had to make a choice: either they vanished from the face of the earth or they accepted their neighbor’s thorns.
They wisely decided to stay together again. They learned to live with the small wounds that a very close relationship could cause, because the most important thing was the warmth given by the other.
And in the end they survived.
By: Paulo Coelho, December 8, 2010
MONYET DI PUCUK POHON KELAPA
Sahabat, ada cerita seekor monyet sedang nangkring di pucuk pohon kelapa. Dia nggak sadar lagi diintip sama tiga angin gede.
Angin Topan, Tornado sama Bahorok. Tiga angin itu rupanya pada ngomongin, siapa yang bisa paling cepet jatuhin si monyet dari pohon kelapa.
Angin Topan bilang, dia cuma perlu waktu 45 detik.
Angin Tornado nggak mau kalah, 30 detik.
Angin Bahorok senyum ngeledek, 15 detik juga jatuh tuh monyet.
Akhirnya satu persatu ketiga angin itu maju.
Angin TOPAN duluan, dia tiup sekenceng-kencengny a, Wuuusss
Merasa ada angin gede datang, si monyet langsung megang batang pohon kelapa. Dia pegang sekuat-kuatmya. Beberapa menit lewat, nggak jatuh-jatuh tuh monyet. Angin Topan pun nyerah.
Giliran Angin TORNADO. Wuuusss¦ Wuuusss! Dia tiup sekenceng-kencengnya. Ngga jatuh juga tuh monyet. Angin Tornado nyerah.
Terakhir, Angin BAHOROK. Lebih kenceng lagi dia tiup. Wuuuss¦ Wuuuss! Wuuuss¦ Si monyet malah makin kenceng pegangannya. Nggak jatuh-jatuh. Ketiga angin gede itu akhirnya ngakuin, si monyet memang jagoan. Tangguh. Daya tahannya luar biasa.
Ngga lama, datang angin Sepoi-Sepoi. Dia bilang mau ikutan jatuhin si monyet. Diketawain sama tiga angin itu. Yang gede aja nggak bisa, apalagi yang kecil.
Nggak banyak omong, Angin SEPOI-SEPOI langsung niup ubun-ubun si monyet. Psssss¦ Enak banget. Adem.. Seger..¦ Riyep-riyep matanya si monyet. Nggak lama ketiduran dia. Lepas pegangannya. Jatuh deh tuh si monyet.
Sahabat, dari kisah diatas hikmah yang bisa kita ambil adalah:
Boleh jadi ketika kita diuji dengan KESUSAHAN, dicoba dengan Penderitaan,
didera Malapetaka.. .
Kita kuat, bahkan lebih kuat dari sebelumnya.. .
Tapi jika kita diuji dengan
MULUT MANIS...
KENIKMATAN...
KESENANGAN...
KELIMPAHAN...
jangan sampai kita terlena... Kita mesti tetap hati-hati...
Diadopsi dari Setitik Embun Inspirasi.
Angin Topan, Tornado sama Bahorok. Tiga angin itu rupanya pada ngomongin, siapa yang bisa paling cepet jatuhin si monyet dari pohon kelapa.
Angin Topan bilang, dia cuma perlu waktu 45 detik.
Angin Tornado nggak mau kalah, 30 detik.
Angin Bahorok senyum ngeledek, 15 detik juga jatuh tuh monyet.
Akhirnya satu persatu ketiga angin itu maju.
Angin TOPAN duluan, dia tiup sekenceng-kencengny a, Wuuusss
Merasa ada angin gede datang, si monyet langsung megang batang pohon kelapa. Dia pegang sekuat-kuatmya. Beberapa menit lewat, nggak jatuh-jatuh tuh monyet. Angin Topan pun nyerah.
Giliran Angin TORNADO. Wuuusss¦ Wuuusss! Dia tiup sekenceng-kencengnya. Ngga jatuh juga tuh monyet. Angin Tornado nyerah.
Terakhir, Angin BAHOROK. Lebih kenceng lagi dia tiup. Wuuuss¦ Wuuuss! Wuuuss¦ Si monyet malah makin kenceng pegangannya. Nggak jatuh-jatuh. Ketiga angin gede itu akhirnya ngakuin, si monyet memang jagoan. Tangguh. Daya tahannya luar biasa.
Ngga lama, datang angin Sepoi-Sepoi. Dia bilang mau ikutan jatuhin si monyet. Diketawain sama tiga angin itu. Yang gede aja nggak bisa, apalagi yang kecil.
Nggak banyak omong, Angin SEPOI-SEPOI langsung niup ubun-ubun si monyet. Psssss¦ Enak banget. Adem.. Seger..¦ Riyep-riyep matanya si monyet. Nggak lama ketiduran dia. Lepas pegangannya. Jatuh deh tuh si monyet.
Sahabat, dari kisah diatas hikmah yang bisa kita ambil adalah:
Boleh jadi ketika kita diuji dengan KESUSAHAN, dicoba dengan Penderitaan,
didera Malapetaka.. .
Kita kuat, bahkan lebih kuat dari sebelumnya.. .
Tapi jika kita diuji dengan
MULUT MANIS...
KENIKMATAN...
KESENANGAN...
KELIMPAHAN...
jangan sampai kita terlena... Kita mesti tetap hati-hati...
Diadopsi dari Setitik Embun Inspirasi.
Selasa, 08 Maret 2011
S I N C E R E T Y
Ma, Lihat kueku
by Setitik Embun Inspirasi on Tuesday, March 8, 2011 at 6:50pm
Hari ini ulang tahun pernikahan papa dan mama. Sejak sore mereka pergi dan akan makan malam di luar. Aku ingin membuat kue tart dari resep yang kudapat di sebuah majalah. Setelah dua belas tahun, inilah pertama kalinya aku belajar membuat kue.
Aku akan mencoba membuat kue terbaik untuk kupersembahkan kepada papa dan mama di hari istimewa ini. Aku sudah membeli semua bahan yang diperlukan dan begitu mobil yang dikendarai apa dan mama keluar dari pagar rumah, aku segera berlari ke dapur untuk membuat kue.
Aku sangat sibuk dengan kueku sehingga tak terasa waktu berlalu begitu cepat. Hari sudah malam dan mungkin sebentar lagi papa dan mama akan pulang. Aku mengangkat kueku dari oven. Aku mencicipinya dan lapisan luarnya terasa agak pahit karena gosong.
Aku menarik nafas sambil memandang dapur yang berantakan. Blender dan mixer yang kotor, ada tepung yang bertaburan di lantai dan meja, ditambah lagi dengan mangkok-mangkok kotor yang belum sempat kubereskan, dan sebagainya.
Mana yang lebih dahulu harus kukerjakan, apakah menyelesaikan lapisan coklat di kueku atau membereskan dapur yang berantakan. Akhirnya aku memutuskan untuk menyelesaikan kueku. Ketika kueku selesai, aku mendengar suara mobil memasuki halaman rumah.
Aku segera mematikan lampu dan berharap ketika papa dan mama masuk ke dapur akan senang dengan kejutanku. Benar saja, papa dan mama berjalan berdampingan menuju dapur dan ketika mereka sampai di pintu, aku menyalakan lampu sambil berteriak, “SURPRISE …!”
Mereka tersenyum dan aku memeluk mereka sambil mengucapkan selamat atas pernikahan indah mereka. Namun beberapa saat kemudian raut wajah mama berubah dan mama menjadi marah. “Coba lihat, apa yang sudah kau perbuat di dapur ini sehingga sangat berantakan. Sudah berapa kali mama katakan kepadamu untuk segera merapihkan sendiri segala sesuatu yang sudah kau buat menjadi kacau”
“Tetapi Ma …”
Belum sempat aku menjelaskan semuanya, mama sudah berpaling berjalan menuju kamarnya sambil berkata, “Seharusnya mama mengawasimu merapikan semua ini sekarang juga, tetapi sekarang mama sedang kesal. Besok pagi mama mau semuanya sudah rapih.”
“Sayang, coba lihat ke meja itu,” kata papa mencoba meredakan amarah mama.
“Aku tahu bahwa meja itu juga sangat berantakan dan aku juga tidak akan tahan melihatnya,” kata mama sambil berjalan.
Aku dan papa hanya terdiam. Aku menangis dan memeluk papa sambil berkata, “Pa, bahkan mama tidak melirik sedikit pun ke kue itu.”
Papa membelai rambutku sambil berkata, “Sayang, banyak orang tua menderita penyakit situational timberculer glaucoba - ketidakmampuan melihat gambaran secara menyeluruh karena terpengaruh oleh hal-hal kecil, dan itu yang terjadi kepada mama. Besok setelah mama tahu kau membuat kue untuknya, hatinya pasti akan terharu.”
Kita seringkali gagal melihat motivasi baik yang terbungkus oleh suatu keadaan yang buruk. Situational timberculer glaucoba membutakan kita sehingga kita tidak bisa melihat bentuk cinta kasih atau penghargaan yang dipersiapkan oleh orang-orang yang kita kasihi. Ada seorang ibu yang mencubit anaknya hingga memar karena anaknya memecahkan dua buah piring yang akan dicucinya. Manakah yang lebih berharga, terbentuknya kerajinan anak atau harga dua buah piring yang pecah itu ?
Jangan lukai perasaan orang yang kita kasihi karena hal-hal yang kecil, telusuri motivasi awal mereka ketika melakukan suatu hal kemudian bimbing mereka untuk melakukannya dengan cara yang lebih baik.
by Setitik Embun Inspirasi on Tuesday, March 8, 2011 at 6:50pm
Hari ini ulang tahun pernikahan papa dan mama. Sejak sore mereka pergi dan akan makan malam di luar. Aku ingin membuat kue tart dari resep yang kudapat di sebuah majalah. Setelah dua belas tahun, inilah pertama kalinya aku belajar membuat kue.
Aku akan mencoba membuat kue terbaik untuk kupersembahkan kepada papa dan mama di hari istimewa ini. Aku sudah membeli semua bahan yang diperlukan dan begitu mobil yang dikendarai apa dan mama keluar dari pagar rumah, aku segera berlari ke dapur untuk membuat kue.
Aku sangat sibuk dengan kueku sehingga tak terasa waktu berlalu begitu cepat. Hari sudah malam dan mungkin sebentar lagi papa dan mama akan pulang. Aku mengangkat kueku dari oven. Aku mencicipinya dan lapisan luarnya terasa agak pahit karena gosong.
Aku menarik nafas sambil memandang dapur yang berantakan. Blender dan mixer yang kotor, ada tepung yang bertaburan di lantai dan meja, ditambah lagi dengan mangkok-mangkok kotor yang belum sempat kubereskan, dan sebagainya.
Mana yang lebih dahulu harus kukerjakan, apakah menyelesaikan lapisan coklat di kueku atau membereskan dapur yang berantakan. Akhirnya aku memutuskan untuk menyelesaikan kueku. Ketika kueku selesai, aku mendengar suara mobil memasuki halaman rumah.
Aku segera mematikan lampu dan berharap ketika papa dan mama masuk ke dapur akan senang dengan kejutanku. Benar saja, papa dan mama berjalan berdampingan menuju dapur dan ketika mereka sampai di pintu, aku menyalakan lampu sambil berteriak, “SURPRISE …!”
Mereka tersenyum dan aku memeluk mereka sambil mengucapkan selamat atas pernikahan indah mereka. Namun beberapa saat kemudian raut wajah mama berubah dan mama menjadi marah. “Coba lihat, apa yang sudah kau perbuat di dapur ini sehingga sangat berantakan. Sudah berapa kali mama katakan kepadamu untuk segera merapihkan sendiri segala sesuatu yang sudah kau buat menjadi kacau”
“Tetapi Ma …”
Belum sempat aku menjelaskan semuanya, mama sudah berpaling berjalan menuju kamarnya sambil berkata, “Seharusnya mama mengawasimu merapikan semua ini sekarang juga, tetapi sekarang mama sedang kesal. Besok pagi mama mau semuanya sudah rapih.”
“Sayang, coba lihat ke meja itu,” kata papa mencoba meredakan amarah mama.
“Aku tahu bahwa meja itu juga sangat berantakan dan aku juga tidak akan tahan melihatnya,” kata mama sambil berjalan.
Aku dan papa hanya terdiam. Aku menangis dan memeluk papa sambil berkata, “Pa, bahkan mama tidak melirik sedikit pun ke kue itu.”
Papa membelai rambutku sambil berkata, “Sayang, banyak orang tua menderita penyakit situational timberculer glaucoba - ketidakmampuan melihat gambaran secara menyeluruh karena terpengaruh oleh hal-hal kecil, dan itu yang terjadi kepada mama. Besok setelah mama tahu kau membuat kue untuknya, hatinya pasti akan terharu.”
Kita seringkali gagal melihat motivasi baik yang terbungkus oleh suatu keadaan yang buruk. Situational timberculer glaucoba membutakan kita sehingga kita tidak bisa melihat bentuk cinta kasih atau penghargaan yang dipersiapkan oleh orang-orang yang kita kasihi. Ada seorang ibu yang mencubit anaknya hingga memar karena anaknya memecahkan dua buah piring yang akan dicucinya. Manakah yang lebih berharga, terbentuknya kerajinan anak atau harga dua buah piring yang pecah itu ?
Jangan lukai perasaan orang yang kita kasihi karena hal-hal yang kecil, telusuri motivasi awal mereka ketika melakukan suatu hal kemudian bimbing mereka untuk melakukannya dengan cara yang lebih baik.
Kamis, 24 Februari 2011
A Bitter Utopia World
Jadikanlah hidupmu seperti air..
Ia dapat memperoleh sesuatu dengan kelembutannya tanpa merusak dan mengacaukan karena dengan sedikit demi sedikit ia bergerak tetapi ia dapat menembus bebatuan yang keras..
Ingat hati seseorang hanya dapat dibuka dengan kelembutan dan kasih bukan dengan paksaan dan kekerasan..
Kekerasan ...hanya menimbulkan dendam dan paksaan hanya menimbulkan keinginan untuk membela diri..
-Lisa Wenas-
I am trying to cheer up my blog but somehow it’s not easy... Tonite I decided to offer Why a chance to go home with DIAM… Though Why did not admit it, it’s clear crystals that she is into him. Father, that’s my own choice, but somehow it really stabbed my heart…
Sebelumnya aku pernah berterus terang mengatakan apa adanya kepada Why. At that time I still believe that there is a utopia world… Dengan berterus terang, aku berharap aku dapat menghapus segala kecurigaanku dan persahabatan kita kembali seperti semula…Why tidak mengerti maksudku berbuat seperti itu dan kurasa Why berpikir sebaliknya… berpikir jelek tentang kejujuranku…. hingga Why agak menjauh. Why mungkin berpikir aku bercerita untuk menghentikan langkahnya.
Actions speak louder than words. But sometimes, actions mean nothing if you don't explain.
Then tonite You put me in that Utopia World… Why telah memberiku kesempatan tuk berdua dg DIAM. Sebagai teman baiknya, tentu aku juga harus berlaku seperti itu… Actions speak louder than words... I gave her that chance tonite, though later there’s something missing in my heart. My heart cried n shouted, while my lip smiled and agreed. Should I go thru all of these?? This Utopia world is still like hell to me now…
Ia dapat memperoleh sesuatu dengan kelembutannya tanpa merusak dan mengacaukan karena dengan sedikit demi sedikit ia bergerak tetapi ia dapat menembus bebatuan yang keras..
Ingat hati seseorang hanya dapat dibuka dengan kelembutan dan kasih bukan dengan paksaan dan kekerasan..
Kekerasan ...hanya menimbulkan dendam dan paksaan hanya menimbulkan keinginan untuk membela diri..
-Lisa Wenas-
I am trying to cheer up my blog but somehow it’s not easy... Tonite I decided to offer Why a chance to go home with DIAM… Though Why did not admit it, it’s clear crystals that she is into him. Father, that’s my own choice, but somehow it really stabbed my heart…
Sebelumnya aku pernah berterus terang mengatakan apa adanya kepada Why. At that time I still believe that there is a utopia world… Dengan berterus terang, aku berharap aku dapat menghapus segala kecurigaanku dan persahabatan kita kembali seperti semula…Why tidak mengerti maksudku berbuat seperti itu dan kurasa Why berpikir sebaliknya… berpikir jelek tentang kejujuranku…. hingga Why agak menjauh. Why mungkin berpikir aku bercerita untuk menghentikan langkahnya.
Actions speak louder than words. But sometimes, actions mean nothing if you don't explain.
Then tonite You put me in that Utopia World… Why telah memberiku kesempatan tuk berdua dg DIAM. Sebagai teman baiknya, tentu aku juga harus berlaku seperti itu… Actions speak louder than words... I gave her that chance tonite, though later there’s something missing in my heart. My heart cried n shouted, while my lip smiled and agreed. Should I go thru all of these?? This Utopia world is still like hell to me now…
Rabu, 16 Februari 2011
Doubt
Masih ingat bagaimana mellow nya aku beberapa hari lalu?? Yah, soal nya aku memang pusing kenapa aku harus terjebak dalam situasi ini?? Yang satu teman baik dalam genk ku, sedang yang lain seseorang yang membuatku tertarik… Aku benar2 terjepit, tidak berdaya melawan ke curigaan ku sendiri, berusaha berbesar hati, tapi susah…. Rasanya tidak tahu harus berbuat apa, dan pingin menghilang saja…
When in doubt, do it. –-Paulo Coelho—
Lalu, aku memberanikan diri berdoa mohon yang terbaik buat semua… tidak peduli bagaimana selanjutnya… ada ketakutan juga bagaimana bila aku yang gigit jari?? Pasti aku susah… tapi, sebaliknya, bila aku seneng, berarti Why yang susah. Aku tidak suka keadaan itu…
I have no idea where I am going
My Lord God, I have no idea where I am going,
I do not see the road ahead of me.
I cannot know for certain where it will end.
Nor do I really know myself,
and the fact that I think I am following your will
does not mean that I am actually doing so.
But I believe that the desire to please you does in fact please you.
And I hope I have that desire in all that I am doing.
I hope that I will never do anything apart from that desire.
And I know that if I do this you will lead me by the right road,
though I may know nothing about it.
I will not fear, for you are ever with me,
and you will never leave me to face my perils alone.
_________________________________
in Thoughts in Solitude by Thomas Merton. Published on February 15, 2011 on Paulo Coelho's blog.
“I will not fear, for you are ever with me, and you will never leave me to face my perils alone.” Benar2 kata-kata yang menentramkan, tapi tidak mudah, beberapa kali aku tiba2 merasa takut dan cemas…. Kemudian aku teringat kata2 ini: “Don’t say that you have a big problem, but say to your problem that you have a big God.”
I trust You, Father!
I know not what the future holds, but I know Who holds the future... --Maria Kristika—
When in doubt, do it. –-Paulo Coelho—
Lalu, aku memberanikan diri berdoa mohon yang terbaik buat semua… tidak peduli bagaimana selanjutnya… ada ketakutan juga bagaimana bila aku yang gigit jari?? Pasti aku susah… tapi, sebaliknya, bila aku seneng, berarti Why yang susah. Aku tidak suka keadaan itu…
I have no idea where I am going
My Lord God, I have no idea where I am going,
I do not see the road ahead of me.
I cannot know for certain where it will end.
Nor do I really know myself,
and the fact that I think I am following your will
does not mean that I am actually doing so.
But I believe that the desire to please you does in fact please you.
And I hope I have that desire in all that I am doing.
I hope that I will never do anything apart from that desire.
And I know that if I do this you will lead me by the right road,
though I may know nothing about it.
I will not fear, for you are ever with me,
and you will never leave me to face my perils alone.
_________________________________
in Thoughts in Solitude by Thomas Merton. Published on February 15, 2011 on Paulo Coelho's blog.
“I will not fear, for you are ever with me, and you will never leave me to face my perils alone.” Benar2 kata-kata yang menentramkan, tapi tidak mudah, beberapa kali aku tiba2 merasa takut dan cemas…. Kemudian aku teringat kata2 ini: “Don’t say that you have a big problem, but say to your problem that you have a big God.”
I trust You, Father!
I know not what the future holds, but I know Who holds the future... --Maria Kristika—
Sabtu, 12 Februari 2011
Crystals
Morning!! Yeah it’s 1 o’clock in the morning… the stories that I wrote the past 2 days are very gloomy. That’s why I wanna brighten my blogs again rite n0w.. But, honestly, somehow I still dunno know wat to write… cos somehow that problem is still there…
Ok, aku kan mulai dengan perkembangan terbaru… Sejak saat aku menegurnya tentang hal itu, Why jadi lebih dekat ke temanku, Arus… Sekarang Arus menjadi seperti penengah buat kami, di adalah penerjemahku, membantuku untuk tidak selalu menaruh kacurigaan ke Why… Aku bersyukur untuk hal ini, sebab sebelumnya Arus cukup sering bermasalah dengan teman2 segenk. Dengan ini, dia mendapat peran penengah, pendamai... Lucu juga.. peran yang ga pernah dia bawakan, biasanya selalu dia yang membuatku pusing dengan menjadikan ku sebagai penengah... sekarang aku yang membuatnya pusing, keadaan berbalik... hahahaha...
Kadang mereka berdua begitu dekat, sampai aku----jujur, pernah merasa tersisihkan----tapi Arus bilang kalau denganku, dia punya banyak waktu... di telepon juga bisa, jadi, tidak apalah, bila saat bersama, dia sering dengan Why. Lagian emang aku dengan Arus sudah berteman 7 tahun...
FINALLY... FINALLY... hari ini laporan bulananku selesai... Hahahaha… siang ini jam 1.30 aku masih berkutat dengan ke tidak balance an. Untunglah aku dapat menyelesaaikan tepat waktunya… sampai Kabagku bilang, wah, wah, klo ga ngepres gak nemu ya?? Aku hanya senyum2 ae. Hehehe… Thank You, akhirnya FINISHED…
Masalah ini memang membuatku jadi tidak dapat bergerak bebas. Kalau aku bilang begini, nanti menyinggung Why... Why juga tampak seperti itu... Ketika aku melihat foto2 kita 3 bulan lalu… Wow, menyenangkan!! Love really complicated things... At that time, it’s purely friendship... No suspicion, no jealousy, purely LAUGH… Waktu aku membaca komen2 kita bersama di FB, I really miss those moments…
Relationships are like crystals, you don’t realize how much you love it until it breaks. – Buscaglia –
Ok, aku kan mulai dengan perkembangan terbaru… Sejak saat aku menegurnya tentang hal itu, Why jadi lebih dekat ke temanku, Arus… Sekarang Arus menjadi seperti penengah buat kami, di adalah penerjemahku, membantuku untuk tidak selalu menaruh kacurigaan ke Why… Aku bersyukur untuk hal ini, sebab sebelumnya Arus cukup sering bermasalah dengan teman2 segenk. Dengan ini, dia mendapat peran penengah, pendamai... Lucu juga.. peran yang ga pernah dia bawakan, biasanya selalu dia yang membuatku pusing dengan menjadikan ku sebagai penengah... sekarang aku yang membuatnya pusing, keadaan berbalik... hahahaha...
Kadang mereka berdua begitu dekat, sampai aku----jujur, pernah merasa tersisihkan----tapi Arus bilang kalau denganku, dia punya banyak waktu... di telepon juga bisa, jadi, tidak apalah, bila saat bersama, dia sering dengan Why. Lagian emang aku dengan Arus sudah berteman 7 tahun...
FINALLY... FINALLY... hari ini laporan bulananku selesai... Hahahaha… siang ini jam 1.30 aku masih berkutat dengan ke tidak balance an. Untunglah aku dapat menyelesaaikan tepat waktunya… sampai Kabagku bilang, wah, wah, klo ga ngepres gak nemu ya?? Aku hanya senyum2 ae. Hehehe… Thank You, akhirnya FINISHED…
Masalah ini memang membuatku jadi tidak dapat bergerak bebas. Kalau aku bilang begini, nanti menyinggung Why... Why juga tampak seperti itu... Ketika aku melihat foto2 kita 3 bulan lalu… Wow, menyenangkan!! Love really complicated things... At that time, it’s purely friendship... No suspicion, no jealousy, purely LAUGH… Waktu aku membaca komen2 kita bersama di FB, I really miss those moments…
Relationships are like crystals, you don’t realize how much you love it until it breaks. – Buscaglia –
Senin, 07 Februari 2011
Kelembutan & Belas Kasih
“Namun bukan aku yang bersalah di sini?? Saat Kamis Putih, dari semua orang yang berada di ruangan itu, hanya satu orang yang layak untuk dibasuh kakinya. Namun justru orang itulah yang membasuh kaki yang lain. Dia layak dilayani, tapi justru melayani orang lain. Kehebatan teladan Yesus adalah beban yang paling berat justru ditanggung oleh orang yang kuat, bukan orang yang lemah. Dia yang tidak bercela justru yang memulai bertindak.
Dan tahukah apa yang terjadi selanjutnya? Yang terjadi adalah, apabila seorang yang benar dengan sukarela membasuh kaki yang tidak benar, kedua belah pihak akan sama2 berlutut. Tidakkah kita semua berpikir bahwa kita yang benar? Oleh karena itu, mari kita saling membasuh kaki.
Mengertilah. Hubungan yang kita jalin dengan seseorang akan semakin kuat bukan karena kesalahan yang dihukum, melainkan karena yang tidak bersalah penuh dengan belas kasihan.”
-Max Lucado, Just Like Jesus–
Haruskah aku mempertahankan hubungan ini?? Rasanya aku pingin hilang saja deh...
Siang ini aku mengatakan sesuatu, kuharap keterbukaan ku hari Minggu dapat diteruskan. But, I am too naive... You are not in a utopia world, Ly! These matters jus cant be dealt that way... I think she think differently... Dia mulai mengatur lagi… ya, tapi aku mengalah deh… Siang ini aku bertekad untuk mulai bertindak, tapi malamnya hal itu benar2 tidak gampang.
Masih ingat dengan aku yang menawarkan diri untuk mengatur kegiatan itu?? Hasilnya hampir sama dengan yang diaturnya oleh nya. Two girls are attracted by the same boy... Though, I am trying so hard to be fair and to keep everything under control, it’s difficult. It’s really like in hell…
One big question in my heart: She (Why) knows my feeling, We are friends, quite a close friend, but how come you (Why) do that?? Why always manages to send me away in a delicate nice way. Tonight somehow Why did it again. My heart has already been so empty…
“While I kept my heart to myself, I never had a single morning of anguish or a single night of insomnia. Since I fell in love, my life has been a sequence of anguish, losses, confusion. I think that God, by using love, managed to hide hell in the middle of Paradise” a comment in Paulo Coelho’s blog -
DIAM is the boy’s nickname. Sometimes I thought you gave more attention towards me, but Why always but in. DIAM still don’t wanna tied up in a relationship. I did not express my feeling much. Whilst, Why did the other way around. You did not response to Why. Sometimes, I thought that somehow you tried to keep a distance towards her. Am I being overconfidence?? Is LETTING GO the answer for me?? How can I keep these gank still united, over all of these matters??
Aku kehilangan buku renungan harianku... Moga2 besok ketemu.. Nite! Kerjaanku masih numpuk tu... Kuamin i kata2 di bawah... Moga2 aku bisa benar2 menerapkan a new level...
“Bila ketulusan sejati terbentuk di hatimu, ketulusan itu juga akan terbentuk di hati orang lain.” - Lao Tzu -
Dan tahukah apa yang terjadi selanjutnya? Yang terjadi adalah, apabila seorang yang benar dengan sukarela membasuh kaki yang tidak benar, kedua belah pihak akan sama2 berlutut. Tidakkah kita semua berpikir bahwa kita yang benar? Oleh karena itu, mari kita saling membasuh kaki.
Mengertilah. Hubungan yang kita jalin dengan seseorang akan semakin kuat bukan karena kesalahan yang dihukum, melainkan karena yang tidak bersalah penuh dengan belas kasihan.”
-Max Lucado, Just Like Jesus–
Haruskah aku mempertahankan hubungan ini?? Rasanya aku pingin hilang saja deh...
Siang ini aku mengatakan sesuatu, kuharap keterbukaan ku hari Minggu dapat diteruskan. But, I am too naive... You are not in a utopia world, Ly! These matters jus cant be dealt that way... I think she think differently... Dia mulai mengatur lagi… ya, tapi aku mengalah deh… Siang ini aku bertekad untuk mulai bertindak, tapi malamnya hal itu benar2 tidak gampang.
Masih ingat dengan aku yang menawarkan diri untuk mengatur kegiatan itu?? Hasilnya hampir sama dengan yang diaturnya oleh nya. Two girls are attracted by the same boy... Though, I am trying so hard to be fair and to keep everything under control, it’s difficult. It’s really like in hell…
One big question in my heart: She (Why) knows my feeling, We are friends, quite a close friend, but how come you (Why) do that?? Why always manages to send me away in a delicate nice way. Tonight somehow Why did it again. My heart has already been so empty…
“While I kept my heart to myself, I never had a single morning of anguish or a single night of insomnia. Since I fell in love, my life has been a sequence of anguish, losses, confusion. I think that God, by using love, managed to hide hell in the middle of Paradise” a comment in Paulo Coelho’s blog -
DIAM is the boy’s nickname. Sometimes I thought you gave more attention towards me, but Why always but in. DIAM still don’t wanna tied up in a relationship. I did not express my feeling much. Whilst, Why did the other way around. You did not response to Why. Sometimes, I thought that somehow you tried to keep a distance towards her. Am I being overconfidence?? Is LETTING GO the answer for me?? How can I keep these gank still united, over all of these matters??
Aku kehilangan buku renungan harianku... Moga2 besok ketemu.. Nite! Kerjaanku masih numpuk tu... Kuamin i kata2 di bawah... Moga2 aku bisa benar2 menerapkan a new level...
“Bila ketulusan sejati terbentuk di hatimu, ketulusan itu juga akan terbentuk di hati orang lain.” - Lao Tzu -
Minggu, 06 Februari 2011
SORRY
Kemaren lusa memang merupakan hari yang “rame” buat aku dan teman2ku. Kita hang out bareng, dan somehow aku menyebabkan keributan itu… Segala ganjalan yang bercokol di pikiran dan hatiku benar2 tidak baik… dan hanya menunggu pemicu untuk meledak, seperti halnya sebuah botol sampanye yang sudah terlalu banyak dkocok, begitu penutupnya dibuka, isinya akan langsung meledak…
Hari ini aku merasa sedikit tidak enak karena keributan yang kubuat itu.. biar bagaimanapun, kita telah berteman cukup dekat. Dengan temanku yang lain, aku bisa bersabar, kenapa aku begitu keras denganmu??? Telah cukup banyak hal kecil2 yang terselip... I jus dunno how 2 handle those matters..
Yesterday finally I said sorry to her. I thought we talked quite a lot afterwards. Dia tetap tertutup… Mama bertanya untuk apa terbuka dengannya?? Sehari sebelum rame, dia curhat dan tampak sangat mellow… Aku menyemangatinya, lalu kenapa besoknya aku menegurnnya dan menjatuhkannya begitu keras?? Aku merasa dia pandai memanipulasi… that’s the real reason why I exploded yesterday. Dia tidak memikirkan perasaan orang lain saat mengatur sesuatu.
Koko Baek menasehatiku bahwa sorry tu diucapkan untuk memperbaiki hubungan. Mengucapkan sorry juga bukan berarti bahwa kamu yang salah. Dia menasehatiku untuk mengecilkan hal2 yang besar dan menghilangkan hal2 yang kecil2. I will try doing it. Not trying, Ly! But do it…
Aku jawab ya, aku akan mulai dengan a new start, Koko baek bilang bukan, a new level… Aku protes bagaimana bisa new level?? Dia tetap tertutup. Aku gak berani melangkah… takut kecewa… Akhirnya Ko Baek bilang DOA… ya, emang cuma itu… Aku mencoba menjaga kekompakan geng ini, tapi susah… In my side, trust has already disappeared. I dunno wat’s on the other side…
Penyebab aku marah saat itu juga dia tidak adil saat mengatur sesuatu… Untuk acara berikutnya, aku menawarkan diri untuk mengaturnya..
Hari ini aku merasa sedikit tidak enak karena keributan yang kubuat itu.. biar bagaimanapun, kita telah berteman cukup dekat. Dengan temanku yang lain, aku bisa bersabar, kenapa aku begitu keras denganmu??? Telah cukup banyak hal kecil2 yang terselip... I jus dunno how 2 handle those matters..
Yesterday finally I said sorry to her. I thought we talked quite a lot afterwards. Dia tetap tertutup… Mama bertanya untuk apa terbuka dengannya?? Sehari sebelum rame, dia curhat dan tampak sangat mellow… Aku menyemangatinya, lalu kenapa besoknya aku menegurnnya dan menjatuhkannya begitu keras?? Aku merasa dia pandai memanipulasi… that’s the real reason why I exploded yesterday. Dia tidak memikirkan perasaan orang lain saat mengatur sesuatu.
Koko Baek menasehatiku bahwa sorry tu diucapkan untuk memperbaiki hubungan. Mengucapkan sorry juga bukan berarti bahwa kamu yang salah. Dia menasehatiku untuk mengecilkan hal2 yang besar dan menghilangkan hal2 yang kecil2. I will try doing it. Not trying, Ly! But do it…
Aku jawab ya, aku akan mulai dengan a new start, Koko baek bilang bukan, a new level… Aku protes bagaimana bisa new level?? Dia tetap tertutup. Aku gak berani melangkah… takut kecewa… Akhirnya Ko Baek bilang DOA… ya, emang cuma itu… Aku mencoba menjaga kekompakan geng ini, tapi susah… In my side, trust has already disappeared. I dunno wat’s on the other side…
Penyebab aku marah saat itu juga dia tidak adil saat mengatur sesuatu… Untuk acara berikutnya, aku menawarkan diri untuk mengaturnya..
Senin, 17 Januari 2011
Love Rollercoaster (2)
Hai.. hai... dah lama gak nulis nih... trus baru ae liat temenku ngeblog, wow tulisan e keren... Aku ga tau pasti sih----tidak bermaksud sinis lho----tu copy paste from somewhere or originally written by her?? Pokoknya kerennn... so touching!! It looks like that every sentence written based on her own deepest feeling... Penasaran dengan tulisannnya?? Ini dia:
We are not lovers, but you're very important to me.. very important..
I like you, but we can't be together.
You know, I like the way you smile.
You know, I often miss you.
You know, I remember your habits.
You know, I remember the words you said to me.
You know, I understand the meaning of the expressions in your eyes.
You know, I like your face when you're serious..
You know, in my heart you're very greatly important..
You know, everyday when I'm online the first one I look for is you..
You know, I save a lot of things about you..
You know, everything you see is so important to me..
You know, I download all of the songs you mentioned..
You know, those songs, I listen to them repeatedly..
You know, I memorized every jokes you told me..
You know, you really don't know about a lot of things..
Although very busy, still really want to accompany you..
Go pass a street, suddenly remember, this food you like to eat..
I always suddenly think, make a phone call, want to listen that familiar voice..
We are not lovers, but we both understand, this is more than friendship..
In fact, we both understand that you, in my heart, are very important..
Karena tu, aku jadi pingin nulis lagi. Aku buka file2 lama, aku nemu tulisan itu (Love Rollercoaster 1)… Kisah lama, tapi cukup memberi warna ke hidupku… Kupost aja deh…
Sekarang nulis apa ya?? Aku sengaja memberi urutan angka pada Love Rollercoaster sebab topik tu akan kulanjutkan.. jangan diketawakan… aku percaya setiap orang pasti punya kisah cinta yang unik dan lucu. Disini aku hanya ingin berbagi…
Membaca kisahku itu, pasti terlintas pertanyaan ini: I wish, really wished that you would be there for me in the end. Sang dokter baru saja berganti status, bagaimana kamu bisa berkata seperti itu?? Aku hanya dapat menjawab yah, ini memang benar2 Love Rollercoaster… bagaimana aku terbuai melayang oleh khayalanku sendiri, terus langsung dihempaskan lagi ke tanah… Rasanya harapan itu tidak semuanya dapat kuhilangkan dalam sekejap… bila mau jujur, harapan itu pasti masih sangat besar ada di hatiku... (Saat itu, teman2!-----kalau sekarang, hal itu telah menjadi salah satu memori lucu dalam hidupku... wahahaha...)
Bagaimana bisa kamu senang ke dokter itu dalam waktu yang sebegitu singkat?? Banyak yang menanyakan hal ini... Ada beberapa sifat dokter itu yang kukagumi.. Dia sangat yakin dengan apa yang hendak diraihnya, sangat percaya diri... Dia sangat teliti dan perhatian... Menurutku, dia juga dokter gigi yang unik, sebanyak 8x pertemuanku dengan Dokter, kamu selalu mengomeli sustermu.. Sepertinya pekerjaan nya tidak ada yang benar, terutama tentang hal-hal yang tidak rapi... Aku tidak bisa menahan senyum mendengar omelan2 itu... hehehe... Awalnya aku tidak menyadarinya, tetapi omelanmu itu mengingatkan ku ke mamaku... Ya, mamaku juga sangat perfeksionis dalam hal kerapian dan kebersihan juga keteraturan... Walaupun terkesan sombong, Dokter memiliki semua sifat baik yang tak kumiliki... I cant help falling in love... (ihiyy... ihiyy... )
Ini seperti kisah cinta anak SMA ya? Mungkin… terserah bagaimana kalian memandangnya… Yang jelas, gemetar yang kurasakan saat itu dan juga bagaimana akhirnya aku berhasil melewati ketakutanku (dengan bantuan mu, Dok) melepaskan ku dari memori masa lalu… U made me experienced that rollercoaster feeling again, after never experienced that feeling for almost 2 years…
Wow, tulisan pertama di tahun 2011 bertema CINTA... wakakaka…Yah, memang aku berharap dipertemukan dengan PH yang telah Engkau tentukan, Bapa... But, I fully surrender that matter to You... Bagaimana akhirnya aku bisa melepaskan perasaan itu?? Bersambung di part 3 ok? SIPP!! (aku sudah mulai mengantuk, jadi lain kali baru kulanjutkan? Hehehe…)
“Life is not measured by the number of breaths we take, but by the moments that take our breath away.”
We are not lovers, but you're very important to me.. very important..
I like you, but we can't be together.
You know, I like the way you smile.
You know, I often miss you.
You know, I remember your habits.
You know, I remember the words you said to me.
You know, I understand the meaning of the expressions in your eyes.
You know, I like your face when you're serious..
You know, in my heart you're very greatly important..
You know, everyday when I'm online the first one I look for is you..
You know, I save a lot of things about you..
You know, everything you see is so important to me..
You know, I download all of the songs you mentioned..
You know, those songs, I listen to them repeatedly..
You know, I memorized every jokes you told me..
You know, you really don't know about a lot of things..
Although very busy, still really want to accompany you..
Go pass a street, suddenly remember, this food you like to eat..
I always suddenly think, make a phone call, want to listen that familiar voice..
We are not lovers, but we both understand, this is more than friendship..
In fact, we both understand that you, in my heart, are very important..
Karena tu, aku jadi pingin nulis lagi. Aku buka file2 lama, aku nemu tulisan itu (Love Rollercoaster 1)… Kisah lama, tapi cukup memberi warna ke hidupku… Kupost aja deh…
Sekarang nulis apa ya?? Aku sengaja memberi urutan angka pada Love Rollercoaster sebab topik tu akan kulanjutkan.. jangan diketawakan… aku percaya setiap orang pasti punya kisah cinta yang unik dan lucu. Disini aku hanya ingin berbagi…
Membaca kisahku itu, pasti terlintas pertanyaan ini: I wish, really wished that you would be there for me in the end. Sang dokter baru saja berganti status, bagaimana kamu bisa berkata seperti itu?? Aku hanya dapat menjawab yah, ini memang benar2 Love Rollercoaster… bagaimana aku terbuai melayang oleh khayalanku sendiri, terus langsung dihempaskan lagi ke tanah… Rasanya harapan itu tidak semuanya dapat kuhilangkan dalam sekejap… bila mau jujur, harapan itu pasti masih sangat besar ada di hatiku... (Saat itu, teman2!-----kalau sekarang, hal itu telah menjadi salah satu memori lucu dalam hidupku... wahahaha...)
Bagaimana bisa kamu senang ke dokter itu dalam waktu yang sebegitu singkat?? Banyak yang menanyakan hal ini... Ada beberapa sifat dokter itu yang kukagumi.. Dia sangat yakin dengan apa yang hendak diraihnya, sangat percaya diri... Dia sangat teliti dan perhatian... Menurutku, dia juga dokter gigi yang unik, sebanyak 8x pertemuanku dengan Dokter, kamu selalu mengomeli sustermu.. Sepertinya pekerjaan nya tidak ada yang benar, terutama tentang hal-hal yang tidak rapi... Aku tidak bisa menahan senyum mendengar omelan2 itu... hehehe... Awalnya aku tidak menyadarinya, tetapi omelanmu itu mengingatkan ku ke mamaku... Ya, mamaku juga sangat perfeksionis dalam hal kerapian dan kebersihan juga keteraturan... Walaupun terkesan sombong, Dokter memiliki semua sifat baik yang tak kumiliki... I cant help falling in love... (ihiyy... ihiyy... )
Ini seperti kisah cinta anak SMA ya? Mungkin… terserah bagaimana kalian memandangnya… Yang jelas, gemetar yang kurasakan saat itu dan juga bagaimana akhirnya aku berhasil melewati ketakutanku (dengan bantuan mu, Dok) melepaskan ku dari memori masa lalu… U made me experienced that rollercoaster feeling again, after never experienced that feeling for almost 2 years…
Wow, tulisan pertama di tahun 2011 bertema CINTA... wakakaka…Yah, memang aku berharap dipertemukan dengan PH yang telah Engkau tentukan, Bapa... But, I fully surrender that matter to You... Bagaimana akhirnya aku bisa melepaskan perasaan itu?? Bersambung di part 3 ok? SIPP!! (aku sudah mulai mengantuk, jadi lain kali baru kulanjutkan? Hehehe…)
“Life is not measured by the number of breaths we take, but by the moments that take our breath away.”
Love Rollercoaster (1)
Thank you for everything, God. I pray all the best for him, for me, for us, for them (Help me to be honest and sincere!). Honestly, somehow I think he would be my prince. He somehow rescued me. He helped me overcoming my fear that day. My teeth are OK rite now. (Yup, not without caries, but at least I am released from all those teeth worries and I can enjoy eating almond chocolate again.)
Doc, you also somehow released me from all of my past memories and shook me to move on. I wish, really wished that you would be there for me in the end. God, I put my trust into You. You know what is best for everyone.
Hanging out with my choir friends somehow made me forget about you, Doc. KC somehow is so kind to three of us. KC made me realize that I am truly a girl of dream and imagination. I don’t know you, Doc and we never really interact, but I had already have a thought that you are my prince (Really an amazingly imaginative thought!). At his position, any man won’t realize that he somehow had already stolen a piece of my heart in such a short time. Way Back into Love by Hugh Grant and Drew Barrymore is really such a stunning song!!
Thank You, God, You’ve been so attentive to me.
(Friday, September 10, 2010, 01.30 am)
Itulah yang kutulis di diary ku beberapa hari setelah aku mengetahui bahwa dia mengubah status FBnya dari Single ke In Relationship. Tulisan itu merupakan rangkuman dari kisahku. Dari tulisanku hari itu tampak bahwa saat itu somehow aku masih sangat berharap. Ceritaku terlalu ringkas sampai tidak jelas ya?
Ya, aku senang dengan dokter gigiku… Dokter ini berhasil mencabut gigiku, padahal aku sangatlah takut ke dokter gigi, ga peduli itu cuma tambal gigi ataupun cabut gigi. (Trully a new creative love story, isn’t it? A guy can steal a girl’s heart by plucking a tooth out of her mouth.) Kok bisa?
Cabut gigi yang seharusnya selesai dalam waktu 5 menit akhirnya baru selesai dalam 15 menit. Karena??? Aku terlalu takut sehingga saat tengah2 proses mencabut, tiba2 aku gemetar dengan begitu hebatnya sampai kursi pasien yang kududuki ikut bergetar. Bahkan kertas hasil foto panoramic mulutku yang dipampang di atas meja peralatan dokter gigi sampai terjatuh karena kursinya bergetar sedemikian keras.
Aku benar2 stres saat itu sebab tubuhku benar-benar tak dapat kukontrol. Aku juga ingin cepat selesai, tetapi setiap aku hendak bicara kalau aku siap melanjutkan, tubuhku langsung gemetar hebat lagi. Dokter sampai bingung dan cemas melihat tanganku yang memutih semua dan wajahku yang pucat. Dia benar2 cemas kalau sampai aku pingsan bagaimana? Dokter sampai sempat menghitung denyut nadiku.
Aku baru bisa tenang setelah mendengar Dokter mengatakan kalau seharusnya tinggal sedikit lagi sudah selesai.
“Iya tha, Dok?” Responsku begitu antusias.
“Ya, kuharap begitu.” Dokter diam sesaat. “Sudah, pasrah aja!”
Ternyata benar, hanya krek, krek, krek, gigiku sudah tercabut. Wuih, leganya hatiku!! Gemetarku langsung berhenti.
Bila diingat-ingat lagi sekarang, peristiwa itu lucu! Soalnya aku telah membuat orang sekampung (sepoliklinik tepatnya) heboh.. Aku tidak bermaksud seperti itu, padahal sebenarnya juga tidak sakit sama sekali---kan sudah dibius---tapi yang namanya takut, ya takut.
Saat menemukan FBnya dan melihat statusnya yang masih Single, ada rasa senang meluap di hatiku. Namun, tak lama kemudian, Dokter berganti status. Sebelumnya, aku sudah merasakannya kalau Dokter sedang dekat dengan seseorang. Jadi, terimakasih, Tuhan, sebab somehow Engkau telah mempersiapkan hatiku.
Selanjutnya, Engkau juga selalu ada di sampingku. Engkau membuatku sibuk dengan berbagai kegiatan, sehingga aku lupa tentang hal itu. Engkau juga telah memberiku teman2 yang baru kukenal, mereka semua perhatian n baek2 (aku tidak bercerita tentang ini ke mereka, tapi ngobrol dan bergurau dengan mereka sungguh mengasyikkan!).
Way Back into Love
Girl:
I've been living with a shadow overhead
I've been sleeping with a cloud above my bed
I've been lonely for so long
Trapped in the past, I just can't seem to move on
Boy:
I've been hiding all my hopes and dreams away
Just in case I ever need them again someday
I've been setting aside time
To clear a little space in the corners of my mind
Reff (Together):
All I want to do is find a way back into love
I can't make it through without a way back into love
Oh oh oh
Girl:
I've been watching but the stars refuse to shine
I've been searching but I just don't see the signs
I know that it's out there
There's got to be something for my soul somewhere
Boy:
I've been looking for someone to shed some light
Not somebody just to get me through the night
I could use some direction
And I'm open to your suggestions
REFF (Together):
And if I open my heart again
I guess I'm hoping you'll be there for me in the end
oh, oh, oh, oh, oh
Girl:
There are moments when I don't know if it's real
Or if anybody feels the way I feel
I need inspiration
Not just another negotiation
REFF (Together):
And if I open my heart to you
I'm hoping you'll show me what to do
And if you help me to start again
You know that I'll be there for you in the end
oh, oh, oh, oh, oh
BY: Hugh Grant and Drew Barrymore
Doc, you also somehow released me from all of my past memories and shook me to move on. I wish, really wished that you would be there for me in the end. God, I put my trust into You. You know what is best for everyone.
Hanging out with my choir friends somehow made me forget about you, Doc. KC somehow is so kind to three of us. KC made me realize that I am truly a girl of dream and imagination. I don’t know you, Doc and we never really interact, but I had already have a thought that you are my prince (Really an amazingly imaginative thought!). At his position, any man won’t realize that he somehow had already stolen a piece of my heart in such a short time. Way Back into Love by Hugh Grant and Drew Barrymore is really such a stunning song!!
Thank You, God, You’ve been so attentive to me.
(Friday, September 10, 2010, 01.30 am)
Itulah yang kutulis di diary ku beberapa hari setelah aku mengetahui bahwa dia mengubah status FBnya dari Single ke In Relationship. Tulisan itu merupakan rangkuman dari kisahku. Dari tulisanku hari itu tampak bahwa saat itu somehow aku masih sangat berharap. Ceritaku terlalu ringkas sampai tidak jelas ya?
Ya, aku senang dengan dokter gigiku… Dokter ini berhasil mencabut gigiku, padahal aku sangatlah takut ke dokter gigi, ga peduli itu cuma tambal gigi ataupun cabut gigi. (Trully a new creative love story, isn’t it? A guy can steal a girl’s heart by plucking a tooth out of her mouth.) Kok bisa?
Cabut gigi yang seharusnya selesai dalam waktu 5 menit akhirnya baru selesai dalam 15 menit. Karena??? Aku terlalu takut sehingga saat tengah2 proses mencabut, tiba2 aku gemetar dengan begitu hebatnya sampai kursi pasien yang kududuki ikut bergetar. Bahkan kertas hasil foto panoramic mulutku yang dipampang di atas meja peralatan dokter gigi sampai terjatuh karena kursinya bergetar sedemikian keras.
Aku benar2 stres saat itu sebab tubuhku benar-benar tak dapat kukontrol. Aku juga ingin cepat selesai, tetapi setiap aku hendak bicara kalau aku siap melanjutkan, tubuhku langsung gemetar hebat lagi. Dokter sampai bingung dan cemas melihat tanganku yang memutih semua dan wajahku yang pucat. Dia benar2 cemas kalau sampai aku pingsan bagaimana? Dokter sampai sempat menghitung denyut nadiku.
Aku baru bisa tenang setelah mendengar Dokter mengatakan kalau seharusnya tinggal sedikit lagi sudah selesai.
“Iya tha, Dok?” Responsku begitu antusias.
“Ya, kuharap begitu.” Dokter diam sesaat. “Sudah, pasrah aja!”
Ternyata benar, hanya krek, krek, krek, gigiku sudah tercabut. Wuih, leganya hatiku!! Gemetarku langsung berhenti.
Bila diingat-ingat lagi sekarang, peristiwa itu lucu! Soalnya aku telah membuat orang sekampung (sepoliklinik tepatnya) heboh.. Aku tidak bermaksud seperti itu, padahal sebenarnya juga tidak sakit sama sekali---kan sudah dibius---tapi yang namanya takut, ya takut.
Saat menemukan FBnya dan melihat statusnya yang masih Single, ada rasa senang meluap di hatiku. Namun, tak lama kemudian, Dokter berganti status. Sebelumnya, aku sudah merasakannya kalau Dokter sedang dekat dengan seseorang. Jadi, terimakasih, Tuhan, sebab somehow Engkau telah mempersiapkan hatiku.
Selanjutnya, Engkau juga selalu ada di sampingku. Engkau membuatku sibuk dengan berbagai kegiatan, sehingga aku lupa tentang hal itu. Engkau juga telah memberiku teman2 yang baru kukenal, mereka semua perhatian n baek2 (aku tidak bercerita tentang ini ke mereka, tapi ngobrol dan bergurau dengan mereka sungguh mengasyikkan!).
Way Back into Love
Girl:
I've been living with a shadow overhead
I've been sleeping with a cloud above my bed
I've been lonely for so long
Trapped in the past, I just can't seem to move on
Boy:
I've been hiding all my hopes and dreams away
Just in case I ever need them again someday
I've been setting aside time
To clear a little space in the corners of my mind
Reff (Together):
All I want to do is find a way back into love
I can't make it through without a way back into love
Oh oh oh
Girl:
I've been watching but the stars refuse to shine
I've been searching but I just don't see the signs
I know that it's out there
There's got to be something for my soul somewhere
Boy:
I've been looking for someone to shed some light
Not somebody just to get me through the night
I could use some direction
And I'm open to your suggestions
REFF (Together):
And if I open my heart again
I guess I'm hoping you'll be there for me in the end
oh, oh, oh, oh, oh
Girl:
There are moments when I don't know if it's real
Or if anybody feels the way I feel
I need inspiration
Not just another negotiation
REFF (Together):
And if I open my heart to you
I'm hoping you'll show me what to do
And if you help me to start again
You know that I'll be there for you in the end
oh, oh, oh, oh, oh
BY: Hugh Grant and Drew Barrymore
Jumat, 31 Desember 2010
PURITY
Akhirnya aku menemukan jawaban untuk pertanyaan yang menggantung di tulisanku yang berjudul: Buuuntuu!!----ada yang bertanya apa motifku sebenarnya sewaktu mengikuti kegiatan2 rohani2 itu? Mau melayani Tuhan? Atau mau nambah teman dan cari pacar?? Jawabannya adalah kemurnian, atau bahasa kerennya Purity.
Kalau mau jujur, aku akan menjawab sebenarnya motif keduaku adalah pemicu aku melakukan pelayanan... Aku bisa bilang begitu sebab seandainya aku melayani bersama dengan Tante2 n Om2, mungkin semangatku tidak sebesar bila melayani bersama dengan teman2 yang seumuran denganku. Hehehehe.... That’s me, being honest to myself.. Lalu, apakah itu benar? Atau lebih halusnya, apakah itu gak papa?? Aku bingung, tidak tau harus menjawab apa...
Sebagian dari diriku langsung protes keras, kalau itu salah, berarti ekstrem nya jadi kita tidak boleh berteman?? Kita hidup di masyarakat, bila mengikuti suatu kegiatan, sudah pasti kita akan menjalin hubungan dengan mereka, berteman dengan mereka, dan bila klik, menyukai salah satunya mungkin... wakakakaka....apakah berteman dan seterusnya seperti itu salah?? Itu suatu hal yang tak terhindarkan. Dengan mengikuti kegiatan rohani, aku berharap dapat menambah teman juga... Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Salahkah itu?? Tidak!! Selanjutnya, aku bekerja melakukan pelayanan dengan pemikiran seperti itu.
Dalam prosesnya, pertanyaan itu tidak dapat dijawab sesimpel itu. Aku semakin akrab dengan mereka. Kita lumayan sering hang out sama2 dan temanku semakin banyak. Sampai suatu saat, di waktu yang sama, di satu sisi, ada latihan kor rutin, di sisi yang lain, aku diajak refreshing setelah seharian bekerja menghias gereja. Aku mengambil pilihan yang kedua, tapi sesudahnya, hatiku protes. Pertanyaan di atas terlintas lagi di benakku, ini baru salah... Tidak apa kita mempunyai keinginan banyak seperti di atas, tetapi bila akhirnya bentrok, kita harus mempunyai prioritas. Kali ini, aku telah menomorduakan Tuhan. Selanjutnya aku berjanji dalam hati, ya, aku tidak akan seperti ini lagi... membuat keputusan yang salah.. ingat, motifmu!!
Ada lagi peristiwa yang lain, yang kembali mengingatkanku akan pertanyaan ini, walaupun hanya 2 kelompok pelayanan gereja yang kuikuti, waktuku dengan keluarga benar2 tersita... Sebab selain pelayanan----namanya juga anak muda----kita juga hang out bareng. Sepulang kerja, aku nyaris tidak mempunyai waktu di rumah. Mama mulai protes.. Waktuku membantunya juga berkurang... jam pulang malam ku juga molor... aku mengantuk di kantor.. Mama memperhatikan hal ini, dan memperketat jam pulang malamku, dan jengkel dengan semua kegiatan yang kuikuti, hingga tercetus kata-kata, “Bila terus seperti ini, Mama malah kepikiran, sudah, lebih baik tidak usah pelayanan.” (Sabtu, 18 Desember 2010)
Perkataan ini membuatku berpikir. Pelayanan yang kuikuti tidak bersalah. Aku saja yang tidak dapat mengatur waktu dengan baik. Aku hang out dan sering pulang malam. Itulah yang membuat pelayanan yang kuikuti jadi mempunyai image jelek di depan Mama. Masalahnya, seperti dalam tulisan2ku sebelumnya, aku tu bisa dibilang kuper, jarang bepergian dengan teman2 sebaya, karena itu, saat ini, aku benar2 senang bepergian dan bersenang-senang dengan mereka, jadi aku nyaris tidak kuasa menolak setiap ajakan mereka... Dari sisi Mama, Mama hanya melihat anak perempuannya “hilang”, tidak pernah anteng di rumah lagi...
Akhirnya, aku membuat keputusan, kalau benar2 pelayanan, baru aku ikut. Jangan terlalu sering hang out! Itulah jalan keluarnya... Berat... T.T
Ajaib, keluhanku Engkaujawab. Dalam perjalanan ke kantor 21 Desember 2010, aku membaca renungan harian tgl 19-21 Desember 2010 di mobil----maklum, masi baru mulai baca, jadi kalau tidak cape, bisa baca rutin setiap hari, bila capek dan ketiduran, aku membacanya SKS ( Sistem Kebut Sehari), heehehhe... Renungan 19 Desember 2010 mengatakan, “Layanilah Tuhan dangan motivasi benar, supaya buah pelayanan kita tidak terasa hambar.” Pas banget, klo dilihat tanggal nya, cuma aku saja yang bacanya terlambat. Thank You, Lord! Engkau selalu memperhatikanku... Aku semakin menyadari bahwa disinilah diperlukan kemurnian motif dan kesungguhan hati untuk melayani. Jika motivasiku murni, aku akan bekerja dengan serius, setia dannn.... tetap gembira. :DDD
Kalau mau jujur, aku akan menjawab sebenarnya motif keduaku adalah pemicu aku melakukan pelayanan... Aku bisa bilang begitu sebab seandainya aku melayani bersama dengan Tante2 n Om2, mungkin semangatku tidak sebesar bila melayani bersama dengan teman2 yang seumuran denganku. Hehehehe.... That’s me, being honest to myself.. Lalu, apakah itu benar? Atau lebih halusnya, apakah itu gak papa?? Aku bingung, tidak tau harus menjawab apa...
Sebagian dari diriku langsung protes keras, kalau itu salah, berarti ekstrem nya jadi kita tidak boleh berteman?? Kita hidup di masyarakat, bila mengikuti suatu kegiatan, sudah pasti kita akan menjalin hubungan dengan mereka, berteman dengan mereka, dan bila klik, menyukai salah satunya mungkin... wakakakaka....apakah berteman dan seterusnya seperti itu salah?? Itu suatu hal yang tak terhindarkan. Dengan mengikuti kegiatan rohani, aku berharap dapat menambah teman juga... Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Salahkah itu?? Tidak!! Selanjutnya, aku bekerja melakukan pelayanan dengan pemikiran seperti itu.
Dalam prosesnya, pertanyaan itu tidak dapat dijawab sesimpel itu. Aku semakin akrab dengan mereka. Kita lumayan sering hang out sama2 dan temanku semakin banyak. Sampai suatu saat, di waktu yang sama, di satu sisi, ada latihan kor rutin, di sisi yang lain, aku diajak refreshing setelah seharian bekerja menghias gereja. Aku mengambil pilihan yang kedua, tapi sesudahnya, hatiku protes. Pertanyaan di atas terlintas lagi di benakku, ini baru salah... Tidak apa kita mempunyai keinginan banyak seperti di atas, tetapi bila akhirnya bentrok, kita harus mempunyai prioritas. Kali ini, aku telah menomorduakan Tuhan. Selanjutnya aku berjanji dalam hati, ya, aku tidak akan seperti ini lagi... membuat keputusan yang salah.. ingat, motifmu!!
Ada lagi peristiwa yang lain, yang kembali mengingatkanku akan pertanyaan ini, walaupun hanya 2 kelompok pelayanan gereja yang kuikuti, waktuku dengan keluarga benar2 tersita... Sebab selain pelayanan----namanya juga anak muda----kita juga hang out bareng. Sepulang kerja, aku nyaris tidak mempunyai waktu di rumah. Mama mulai protes.. Waktuku membantunya juga berkurang... jam pulang malam ku juga molor... aku mengantuk di kantor.. Mama memperhatikan hal ini, dan memperketat jam pulang malamku, dan jengkel dengan semua kegiatan yang kuikuti, hingga tercetus kata-kata, “Bila terus seperti ini, Mama malah kepikiran, sudah, lebih baik tidak usah pelayanan.” (Sabtu, 18 Desember 2010)
Perkataan ini membuatku berpikir. Pelayanan yang kuikuti tidak bersalah. Aku saja yang tidak dapat mengatur waktu dengan baik. Aku hang out dan sering pulang malam. Itulah yang membuat pelayanan yang kuikuti jadi mempunyai image jelek di depan Mama. Masalahnya, seperti dalam tulisan2ku sebelumnya, aku tu bisa dibilang kuper, jarang bepergian dengan teman2 sebaya, karena itu, saat ini, aku benar2 senang bepergian dan bersenang-senang dengan mereka, jadi aku nyaris tidak kuasa menolak setiap ajakan mereka... Dari sisi Mama, Mama hanya melihat anak perempuannya “hilang”, tidak pernah anteng di rumah lagi...
Akhirnya, aku membuat keputusan, kalau benar2 pelayanan, baru aku ikut. Jangan terlalu sering hang out! Itulah jalan keluarnya... Berat... T.T
Ajaib, keluhanku Engkaujawab. Dalam perjalanan ke kantor 21 Desember 2010, aku membaca renungan harian tgl 19-21 Desember 2010 di mobil----maklum, masi baru mulai baca, jadi kalau tidak cape, bisa baca rutin setiap hari, bila capek dan ketiduran, aku membacanya SKS ( Sistem Kebut Sehari), heehehhe... Renungan 19 Desember 2010 mengatakan, “Layanilah Tuhan dangan motivasi benar, supaya buah pelayanan kita tidak terasa hambar.” Pas banget, klo dilihat tanggal nya, cuma aku saja yang bacanya terlambat. Thank You, Lord! Engkau selalu memperhatikanku... Aku semakin menyadari bahwa disinilah diperlukan kemurnian motif dan kesungguhan hati untuk melayani. Jika motivasiku murni, aku akan bekerja dengan serius, setia dannn.... tetap gembira. :DDD
Langganan:
Postingan (Atom)